Back to Kompasiana
Artikel

Alternatif

Teguh Suprayogi

Therapist di Saudi Arabia

Praktik Pijat Refleksi[9]: Sulit Hamil

HL | 07 March 2013 | 17:48 Dibaca: 1793   Komentar: 37   10

13626512731024241598
healthandyoga.com

Pada seri Praktik Pijat Refleksi yang ke-9 ini, coba saya angkat pijat pada wanita
atau pasangan yang masih sulit mendapat keturunan anak, karena belum bisa hamil.
Penyebab masalah sulit hamil ini banyak faktornya, namun dalam tulisan ini seperti
biasa hanya berisi poin-poin titik refleksi dan teknik memijatnya.

Fakta membuktikan di masyarakat banyak pasangan suami istri yang akhirnya mem-
peroleh keturunan setelah menjalani terapi pijat refleksi, tentu dengan izin Sang
Pencipta, Allah SWT. Walau lebih fokus pada wanita, namun sebenarnya titik refleksi
organ reproduksi pada wanita dan pria nyaris tak berbeda.

13626531591653998540
more4moms.co.uk

Titik Refleksi
Titik refleksi utama untuk pijat ini bisa dilihat pada bagan diatas, berada pada
punggung kaki, dimulai dari titik ovary atau ovarium, yang ditandai dengan
titik warna biru muda, kemudian fallopian atau tuba falopi yang ditandai
dengan warna pink, dan uterus atau rahim yang ditandai dengan warna biru
muda juga, namun pada kaki sebelah dalam.

Teknik Memijat
Lakukan pijat secara umum keseluruh titik refleksi pada telapak dan punggung kaki
sebelum memijat dititik refleksi utam. Lakukan tekanan pada titik ovarium, falopi dan
uterus, tahan beberapa detik, lakukan juga gerakan spiral dititik tersebut, 3-5 kali
diulang gerakan tersebut, sebelum akhirnya diurut dengan tekanan yang cukup kuat,
hingga ke betis untuk membantu pelemasan otot. Perhatikan juga gambar dibawah
ini untuk ketepatan titik ovarium dan uterus

13626527641351832670
birthmassage.blogspot.com

Untuk hasil yang optimal bisa lakukan juga pada titik refleksi tangan, letaknya
sama dengan yang di kaki. Selamat mencoba, semoga bermanfaat dan jangan
lupa untuk tetap berdoa memohon pada Sang Pencipta makhluk.

Dammam, 07/03/2013

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Indonesia 0 – 4 Filipina : #BekukanPSSI …

Angreni Efendi | | 26 November 2014 | 00:33

Berburu Oleh-oleh Khas Tanah Dayak di Pasar …

Detha Arya Tifada | | 26 November 2014 | 04:19

Nangkring bareng Litbang Kementerian …

Kompasiana | | 25 November 2014 | 19:25

Festival Foto Kenangan Kompasianival 2014 …

Rahab Ganendra 2 | | 26 November 2014 | 04:01

Ikuti Lomba Resensi Buku “Revolusi …

Kompasiana | | 08 November 2014 | 15:08


TRENDING ARTICLES

Kisruh Golkar, Perjuangan KMP Menjaga …

Palti Hutabarat | 7 jam lalu

Golkar Lengserkan Aburizal Bakrie, Babak …

Imam Kodri | 7 jam lalu

5 Kenampakan Aneh Saat Jokowi Sudah …

Zai Lendra | 12 jam lalu

Timnas Indonesia Bahkan Tidak Lebih Baik …

Kevinalegion | 13 jam lalu

Suami Bergaji Besar, Masih Perlukah Istri …

Cucum Suminar | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Kisah “Kaos Kaki Bolong” …

Fathan Muhammad Tau... | 8 jam lalu

Produsen Kok Masih Impor Garam? …

Irene Noviani | 8 jam lalu

“Share Your Dreams” dengan Paket …

Kompasiana | 8 jam lalu

Fabiano Lawan Sepadan Magnus Carlsen …

Cut Ayu | 8 jam lalu

Yuk Koleksi Uang Rupiah Bersambung Tahun …

Agung Budi Prasetyo | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: