Back to Kompasiana
Artikel

Alternatif

Dewa Kurniawati

penikmat alam dan puncak gunung...

Tomat: Si Merah yang Ampuh untuk Luka Bakar Knalpot

REP | 14 August 2012 | 16:45 Dibaca: 17296   Komentar: 4   7

gambar ilustrasi : http://4.bp.blogspot.com/-bFyz8UxD3fw/T-c7_aQEEfI/AAAAAAAAAMo/EpXMEHandSY/s1600/Cara+Menghilangkan+Jerawat.jpg

gambar ilustrasi : http://4.bp.blogspot.com/-bFyz8UxD3fw/T-c7_aQEEfI/AAAAAAAAAMo/EpXMEHandSY/s1600/Cara+Menghilangkan+Jerawat.jpg

Perbincangan berawal saat beberapa hari yang lalu ada salah seorang pasien di puskesmas tempatku bekerja yang memperoleh resep salep luka bakar. Tapi kebetulan pada saat itu stock salep luka bakar sedang kosong. Jadilah kami memberikan copy resep salep luka bakar yang diminta oleh dokter dan memberikannya kepada pasien tersebut. Kami juga memberitahukan tentang alternatif salep yang memiliki komposisi yang sama dengan harga yang relatif lebih murah.

Kemudian perbincangan berlanjut setelah semua pasien selesai kami layani.

“Pake salep itu emang enak ya Wa, adem dipakenya dan gak ninggalin bekas” ucap salah seorang rekanku. Berhubung aku tidak pernah menggunakannya, jadilah aku menggeleng tidak tahu.

“Aku gak tau, gak pernah pake salep itu teteh, waktu kena knalpot sih pakenya irirsan tomat” jawabku. Wajah mereka langsung menampakkan ekspresi terkejut.

“Pake tomat Wa, emang bisa?” tanya seorang rekanku yang lain. Aku lalu mulai menjelaskan awal mula aku menggunakan buah tomat untuk mengobati luka bakar pada betisku yang terkena knalpot motor yang panas.

Peristiwa itu aku alami ketika aku masih duduk di bangku kuliah. Saat sedang membereskan daun Keji beling yang aku jemur di halaman depan rumah, tak sengaja betis kananku menempel pada knalpot motor bapak yang baru saja diparkir disana. Jadilah aku berteriak keras karena terkejut sekaligus karena panas. Saat itu tak ada obat atau salep luka bakar yang bisa aku gunakan. Bila biasanya orang – orang menyarankan dioles dengan menggunakan sabun colek, tapi tidak untuk saat itu. Kakakku yang menyarankanku menggunakan potongan tomat untuk menyembuhkan luka bakarku.

“Temenku juga waktu itu katanya pake tomat, De” ucap kakakku berusaha meyakinkan. Tak menunggu lama, aku segera menuju dapur dan mengambil sebuah tomat dari dalam lemari pendingin. Tomat itu kemudian aku iris tipis melintang, dan aku letakkan pada betisku yang sudah memerah. Rasanya dingin, tidak pedih sama sekali. Saat itu aku berfikir mungkin karena baru aku ambil dari lemari pendingin, jadi otomatis tomat tersebut dingin bila aku tempel pada betisku. Sisa tomat yang sudah aku potong kemudian aku biarkan dipiring untuk kugunakan selanjutnya. Ternyata rasanya memang dingin bila ditempel pada betis meskipun tidak aku masukkan kembali kedalam kulkas sisa potongan tomatnya.

Pengobatan dengan tomat aku lakukan setiap tiga kali sehari. Pagi dan sore hari setelah mandi, dan malam hari sebelum tidur. Rupanya saran kakakku memang terbukti mujarap. Bila biasanya luka bekas knalpot meninggalkan bekas bintik – bintik hitam hampir diseluruh bagian luka, tapi tidak dengan betisku. Lukanya sembuh dan tidak meninggalkan bekas sama sekali. Pengalaman beberapa tahun lalu itu akhirnya sukses membuatku ingin tahu zat apa sebenarnya yang terkandung dalam buah tomat yang bisa membuat lukaku sembuh dan tidak meninggalkan bekas sama sekali.

Kandungan zat aktif dalam tomat cukup banyak. Tomat kaya akan Vitamin A, Vitamin C, Vitamin K, Lycopene, Kalium, fosfor, kalsium. Tomat terkenal karena kandungan Vitamin A dan beta karoten (untuk menjaga kesehatan mata) yang cukup tinggi. Selain itu, tomat juga berfungsi sebagai anti oksidan, mencegah kangker prostat, menyembuhkan jerawat bahkan bermanfaat juga untuk menghilangkan komedo dan minyak dikulit.

Lycopene adalah zat yang terdapat dalam buah tomat yang dapat membantu melindungi kulit terbakar dan penuaan kulit yang disebabkan oleh paparan sinar matahari. Dalam tomat, Lycopene berada pada tingkat tertinggi. Zat tersebut merupakan pigmen alami yang menyebabkan tomat berwarna merah.

Profesor Mark Birch-Machin dari Newcastle University menyajikan penelitian tentang hal tersebut. Disebutkan bahwa perempuan yang rutin mengkonsumsi tomat olahan memiliki kulit yang terlindung, terlihat dari penurunan kemerahan kulit dan kerusakan DNA akibat terpapar sinar Ultraviolet (UV). Lycopene dikenal juga sebagai antioksidan kuat. Mungkin salah satu zat yang membantu proses penyembuhan lukaku salah satunya adalah Lycopene.

**********

Hanya sekedar ingin berbagi pengalaman. Semoga bisa bermanfaat untuk rekan – rekan kompasianer yang lain. Salam sehat…

Dari :

http://www.tempo.co/read/news/2012/06/07/060409141/Ingin-Kulit-Awet-Muda-Konsumsilah-Tomat

http://www.sehat123.info/264/manfaat-tomat/

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pecahnya “Kapal” PPP dan Upaya …

Irham Wp | | 20 April 2014 | 03:26

Bisakah Membangun Usaha Tanpa Uang? …

Maskal Novessro | | 20 April 2014 | 08:52

Ketika Rupiah Tidak Lagi Dianggap sebagai …

Dhita Arinanda | | 20 April 2014 | 05:10

Musafir; Aku Pasti Pulang …

Elkhudry | | 20 April 2014 | 06:29

[Puisi Kartini] Petunjuk Akhir Event Puisi …

Fiksiana Community | | 20 April 2014 | 09:25


TRENDING ARTICLES

Gara-gara Amien Rais Mental Prabowo dan …

Mas Wahyu | 6 jam lalu

PDI-P Sudah Aman, tapi Belum Tentu Menang …

El-shodiq Muhammad | 8 jam lalu

Rapor TimNas U-19 Usai Tur Timur Tengah dan …

Hery | 20 jam lalu

Nasib PDIP Diujung Tanduk …

Ferry Koto | 20 jam lalu

Alumni ITB Berkicau, Demo Mahasiswa ITB …

Hanny Setiawan | 21 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: