Back to Kompasiana
Artikel

Alternatif

Irda Handayani

Blogger | Writer | Graphic Designer | Founder of Rumah Blog Indonesia | www.rumahblogindonesia.web.id I selengkapnya

Tips Melakukan Yoga Secara Otodidak

OPINI | 09 October 2011 | 09:44 Dibaca: 23622   Komentar: 10   3

Yoga berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti “persatuan antara pikiran dan tubuh”. Menurut kitab-kitab kuno, yoga adalah ilmu yang memungkinkan kita menjalani kehidupan yang harmonis melalui pengendalian pikiran dan tubuh.

Yoga bukanlah suatu aliran agama, melainkan suatu filosofi hidup. Yoga juga merupakan suatu ilmu dengan latar belakang ilmiah. Yoga dikenal secara universal tanpa batasan waktu dan tetap relevan hingga kini sejak dikembangkan 2000 tahun yang lalu. Yoga bahkan diyakini sebagai cara yang tepat untuk menjaga keseimbangan cara pandang kita dalam menghadapi tekanan hidup modern.

Yoga cukup populer karena memiliki berbagai efek terapi bagi pikiran dan tubuh. Jika dikuasai dengan baik, yoga dapat menenangkan pikiran yang terlalu letih serta mengalirkan energi fisik dan mental ke arah yang lebih baik. Karena yoga mengajarkan cara berkonsentrasi dan memusatkan pikiran, maka dapat memberikan efek seperti mengencangkan otot tubuh dan memperkuat organ-organ dalam. Yoga juga mengajarkan teknik bernafas yang benar dan cara memperoleh postur yang sempurna sehingga Anda dapat meningkatkan kekuatan tubuh.

Yoga dapat dipelajari oleh siapapun, baik melalui kursus latihan, maupun belajar otodidak melalui artikel atau buku panduan. Yoga dapat dilakukan di pagi hari setelah bangun tidur, sore hari, bahkan di malam hari, tergantung kepada kebutuhan dan kesibukan Anda.

Karena saya mempelajari yoga secara otodidak (melalui buku panduan), maka saya akan membagi tips kepada Anda yang ingin mencobanya secara otodidak juga.

1. Pastikan bahwa buku panduan Anda menampilkan banyak gambar dan instruksi yang jelas, karena tanpa panduan itu Anda tidak akan bisa memahami gerakan demi gerakan secara jelas.

2. Baca, pahami dan resapilah setiap bagian penjelasannya, baik itu untuk istilah-istilah yang digunakan, posisi-posisi rumit, peralatan, kondisi tubuh, dan sebagainya.

3. Jika Anda masih merasa ragu terhadap suatu hal yang tercantum di dalam buku panduan yoga tersebut, segera cari tahu informasinya di internet atau bertanya langsung kepada seseorang yang ahli yoga.

4. Patuhilah semua aturan yang diberikan dalam setiap bagian latihan dan bacalah kembali semua petunjuk latihan sebelum di mulai.

5. Jangan pernah melakukan gerakan secara tergesa-gesa/terburu-buru, memaksa atau pun menyentakkan tubuh ke arah mana pun.

6. Segera berhenti bila Anda merasa sakit atau terkilir.

7. Jangan melakukan yoga dalam kondisi perut yang penuh. Lakukan latihan yoga 1 jam setelah menyantap makanan ringan dan 4 jam setelah menyantap makanan berat.

8. Kenakanlah pakaian longgar, nyaman dan terbuat dari bahan yang menyerap keringat.

9. Pilihlah tempat yang tenang dan memiliki sirkulasi udara yang baik.

10. Berlatihlah tanpa menggunakan alas kaki di atas permukaan lantai yang datar.

11. Gunakanlah matras sebagai alat bantu untuk latihan.

12. Jika memungkinkan, putar juga video yang menampilkan tentang keseluruhan latihan agar dapat menjadi contoh yang lebih meyakinkan.

Di dalam buku yang saya pelajari, terdapat beberapa bab latihan yaitu latihan Bangun Pagi dan Pembangkit Energi adalah latihan yang dilaksanakan pada pagi hari. Latihan Penangkal Stress dapat dilakukan pada malam hari. Latihan Klasik dan Peregangan Optimum dapat dilakukan kapan saja.

Sebelum memulai latihan, ada beberapa pelajaran dasar yang harus dipahami, baik yang melakukan yoga dengan kursus latihan mamupun secara otodidak. Pelajaran dasar yoga yaitu :

1. Sikap Tubuh

Sikap tubuh terbagi menjadi beberapa gerakan seperti berdiri tegak sempurna, duduk bersila dan duduk dengan bokong bertumpu di atas tumit.

2. Pernapasan

Teknik pernapasan merupakan bagian penting dari yoga, sehingga Anda akan dituntun untuk melakukan beberapa gerakan bernafas yang benar sesuai dengan gerakan latihannya.

3. Pemanasan

Anda harus melakukan gerakan pemanasan untuk mencegah terjadinya cedera pada kaki, urat daging dan otot. Pemanasan ini memisahkan bagian-bagian tubuh yang berbeda dan secara perlahan meregangkan kekakuan.

Pada tahap latihan pemanasan, biasanya saya sudah langsung berkeringat, tanda bahwa gerakan yang saya lakukan mulai diterima oleh tubuh dan terjadi proses metabolisme.

Latihan Bangun Pagi

Sebagian besar orang akan bangun dari tidurnya dengan cepat dan tergesa-gesa, biasanya karena bunyi alarm, bunyi sesuatu yang aneh, dibangunkan dengan cara yang mengagetkan, mimpi buruk, dan lain-lain. Sebaiknya, hal tersebut dihindari karena otot yang masih kaku akan mudah cedera dan terkilir.

Latihan ini selalu dimulai dengan gerakan yang meredakan ketegangan secara perlahan melalui peregangan ringan yang dikombinasikan dengan pernapasan yang benar. Mengingat tingkat energi di pagi hari yang rendah (karena baru bangun tidur) maka latihan ini juga di desain untuk memperlancar sirkulasi darah dan membangunkan serta memperkuat seluruh tubuh.

Latihan Pembangkit Energi

Prinsip latihan yoga adalah mengumpulkan energi dan bukan menghabiskannya. Hal tersebut bisa diperoleh dengan mengombinasikan pernapasan yang benar dengan latihan. Saat nafas dihembuskan dari diagfragma, kapasitas paru-paru meningkat sehingga lebih banyak oksigen yang masuk ke dalam darah.

Latihan ini terdiri dari banyak gerakan yang mengerakkan seluruh anggota tubuh, dari bagian kepala, tangan, kaki, pinggang, pinggul, hingga ke bokong dan tulang belakang. Semua gerakannya membuat jantung semakin berdetak kencang dan menghasilkan keringat yang lebih banyak lagi. Namun, harus tetap berhati-hati dalam melakukan gerakan agar tidak cedera.

Latihan Penangkal Stress

Ada beberapa bagian tertentu dari tubuh yang diserang stress, yaitu leher, bahu, punggung, perut dan kaki. Sebagai contoh, duduk atau berdiri dalam waktu yang lama dapat menyebabkan pergelangan kaki terkilir, kaki bengkak, sakit perut, gangguan pencernaan atau emosi yang tidak stabil. Tekanan pada leher dan bahu dapat menghambat peredaran darah ke otak dan mengakibatkan sakit kepala.

Latihan ini mengajarkan seni relaksasi dengan menyediakan posisi-posisi tertentu untuk melemaskan masing-masing kelompok otot. Latihan ini juga mengajarkan cara mengarahkan energi ke tubuh Anda sendiri untuk menciptakan rasa damai dan meningkatkan kemampuan konsentrasi.

Latihan Klasik

Latihan ini di desain khusus untuk meningkatkan stamina, kelenturan dan keluwesan serta membantu memfokuskan pikiran untuk meningkatkan konsentrasi. Gerakan-gerakan pada latihan ini banyak menampilkan tentang keseimbangan, karena keseimbangan berasal dari pikiran yang terfokus.

Beragam sikap tubuh yang dilakukan dalam waktu tertentu akan memaksa pikiran dan tubuh menjadi harmonis secara alami. Hasilnya adalah kestabilan pikiran dan ketenangan yang luar biasa. Latihan ini sangat menantang dan dinamis, karena gerakannya yang lumayan sulit.

Latihan Peregangan Optimum

Peregangan sangat baik untuk mendapatkan kebugaran yang menyeluruh. Dalam latihan ini, otot-otot diregangkan memanjang sampai batas maksimum. Teknik ini meningkatkan kekencangan dan mengikis lemak di sekeliling sel sehingga selulit berkurang dan bentuk tubuh menjadi lebih baik.

Latihan ini dapat memperbaiki siklus peredaran darah, menenangkan dan melemaskan sistem syaraf. Selain itu, peregangan merupakan cara terlembut untuk meredakan ketegangan dalam kelompok otot.

Ada beberapa gerakan yang memiliki efek khusus untuk memperbaiki kondisi tubuh yang kurang fit, seperti saya, yang sering mengalami senggugut (nyeri haid) jadi saya lebih terfokus pada beberapa gerakan seperti Peregangan Kucing Berdiri, Peregangan Kepala ke Lantai, Kobra dan tentu saja latihan Penangkal Stress.

Yoga menentang prinsip “tiada hasil tanpa kerja keras” (no pain no gain). Latihan yoga membuka sumbatan dan meningkatkan peredaran darah sehingga tubuh dapat berfungsi dengan baik bagaikan mesin mobil yang baru di service ulang. Filsafat energi dalam latihan yoga adalah “semakin sering Anda gunakan, semakin banyak yang akan Anda dapat”, hasilnya pasti dinamis dan positif.

So, apakah Anda sedang stress? Cobalah yoga :)

**Dari berbagai sumber

091011

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Selayang Pandang Tentang Demonstrasi …

Fera Nuraini | | 01 October 2014 | 20:57

Siswa Korea Tertarik “Sambal” Indonesia …

Ony Jamhari | | 02 October 2014 | 09:39

Belajar Mandiri dari Pola Didik Orangtua di …

Weedy Koshino | | 02 October 2014 | 09:53

Obat Galau Jurusan Kuliah …

Bening Tirta Muhamm... | | 02 October 2014 | 09:54

[DAFTAR ONLINE] Nangkring bersama Bank …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:52


TRENDING ARTICLES

“Saya Iptu Chandra Kurniawan, Anak Ibu …

Mba Adhe Retno Hudo... | 2 jam lalu

KMP: Lahirnya “Diktator …

Jimmy Haryanto | 3 jam lalu

Liverpool Dipecundangi Basel …

Mike Reyssent | 8 jam lalu

Merananya Fasilitas Bersama …

Agung Han | 8 jam lalu

Ceu Popong Jadi Trending Topic Dunia …

Samandayu | 10 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: