Back to Kompasiana
Artikel

Alternatif

R.wahyu W

wongbodho tapi ora keminter suka sharing 085247850815

Batu Ginjalku Keluar tanpa Harus Operasi

REP | 26 April 2011 | 03:47 Dibaca: 2411   Komentar: 9   0

Ternyata batu ginjalku berbentuk seperti batu karang

Alhamdulillah,…

Setelah dua setengah tahun berjuang melawan rasa sakit yang tiada tara.akhirnya aku menang…..!!!

Berawal diperantauan tepatnya di KAL_BAR (Kalimantan barat) disanalah aku pertama kali merasakan sakit pinggang. Dan anehnya rasa sakit itu datangnya secara tiba-tiba. Satu minggu takbisa bekerja alias nganggur. Pertama aku bawa periksa keRumah-sakit di daerah PARINDU Kab.SANGGAU. berdasarkan keterangan dokter saya kena gejala batu ginjal. Lalu dokter memberikan obat dan apabila dalam dua hari sakit nya tidak reda dokter menyarankan saya untuk RONTGEN tentunya untuk mengetahui kondisi di dalam secara pasti. Sepulang dari rumah-sakit minum obat pemberian dokter tadi dan alhamdulillah rasa sakit pun reda. Tetapi tiga hari kemudian rasa sakit itu dating lagi dengan tiba-tiba, karena waktu kambuh nya dimalam hari maka aku putuskan pagi harinya kubawa lagi kerumah sakit yang dulu. Sesampai di rumah sakit rasa sakit itu tiba tiba hilang, tetapi aku tetap harus periksa dan FOTO RONTGEN sekalian. Sambil menunggu hasil dari foto itu jadi aku berharap dalam hati agar hasil dari foto tersebut positif namun batunya kecil supaya proses penyambuhannya mudah dan tidak harus operasi.

Tetapi setelah foto tersabut jadi/diberikan ternyata kondisi ginjal sehat. Aku sangat kecewa karena ternyata hasil foto tidak sama dengan keterangan dokter. Saya coba tanyakan pada dokter tersebut katanya keterangan tempo hari belumlah positif, yang benar adalah yang sekarang yang berdasarkan foto/nyata. Lalu diberikannya obat yang lain lagi. Dan saya pulang dengan rasa kecewa.

Pada hari ke delapan tiba tiba kambuh lagi , karma kambuhnya pada waktu malam hari saya disarankan berobat ke orang tua(orang pintar) didaerah tersebut yang kebetulan masih satu kampong. Katanya saya kena GUNA-GUNA. Karena kepengin cepat sembuh yasaya ikuti saja apa sarannya. Dua hari kemudian kambuh lagi lanta saya bawa ke dokter praktek kebetulan dia berasal dari batak yang ditugaskan oleh perusahaan di daerah situ. Berdasarkan keterangan Dokter yang satu ini saya ada INFEKSI pada lambung, singkat cerita sehabis dari dokter yg dari batak itu selama berada di kalimantan sudah tak lagi kambuh. Lebaran saya pulang kejawa dan gak balik lagi kesana.

Hampir dua tahun saya hidup dijawa tepatnya di Ambarawa dekat lapangan PANGSAR yang dulu namanya lapangan TURONGGO-CETO. rasa sakit tersebut datang pergi datang pergi, hari kehari merasakan sakit sehingga rasa sakit jadi terbiasa. Baru empat bulan lalu rasa sakit itu datang dengan tiba-tiba dengan disertai kencing darah. Karena rasa sakit yang begitu hebat dan tak tertahankan, hingga saya sampai pingsan berulang kali.maka saya dibawa istri saya bersama tetangga saya kedokter praktek didekat sini. Dokter memberikan obat penghancur batu ginjal dan lain-lain. Habis itu reda sampai dua minggu kemudian kambuh lagi balik ke dokter dan lagi-lagi di berikannya obat yang itu juga dan disarankan foto RONTGEN. Saya ikuti juga bahkan disuruh USG supaya hasilnya lebih akurat. Tetapi hasilnya sama yang dulu kosong (ginjal sehat Alias tak ada batu diginjal). Lain hari dirumah-sakit yang lain saya USG lagi barang kali ditampat lain batu ginjal bias terlihat(tampak pada hasil USG tersebut). Tapi hasil juga sama, bahkan yang sangat mengecewakan seorang “DOKTER andalan dirumah-sakit itu bilang hanya sakit perut” dan dokter itu memberikan resep obat yang harus saya tebus. Tapi tidak jadi saya tebus karena saya tanyakan terlebih dulu pada apotek di rumah-sakit itu. Katanya obat yang akan saya tebus adalah obat sakit perut. (RESEP SAMPAI SEKARANG MASIH SAYA SIMPAN) untuk bukti bahwa saya pernah diberi resep obat sakit perut saat saya menderita sakit batu ginjal.

Ini bukti USG saya:

1303743715173961357313037444732055383637

Dari situlah mulai putus asa pergi kedokter. (saya bukan anti pada MEDIS). Lantas ada orang menyarankan ke alternative, dan saya coba juga tapi syaratnya banyak pakai media kambing untuk sarana transfer penyakit saya. Karena beayanya banyak dan kami timbang-timbang bersama keluarga kami putuskan berhenti dari alternative pertama. Terus alternative kedua, ketiga dan banyak alternative telah saya lakukan, bahkan pijat saraf juga saya lakukan. Saya tetap tidak boleh putus asa jika saya ingin sembuh.

Sampai di suatu malam saya dengan istri berdua berpikir alternative mana lagi yang ampuh. Tiba–tiba saya teringat, dulu saya pernah diberitahu sama seorang POLISI. Pada tahun sekitar 1999-2000 dia pernah sakit batu ginjal dan berhasil diangkat oleh seseorang di kecamatan Jambu Ambarawa. Malam itu juga kami putuskan bahwa saya besuk pagi harus ke alternative yang dimaksud.

Maka esok harinya saya ditemani istri tercinta meluncur menuju target. Sampai disana saya hanya diusap-usap pada bagian pinggang saya. Dia bilang “OH INI BATUNYA SUDAH TURUN dan NYUMBAT DI URETER” tapi ginjalnya bengkak. Tiga hari sekali saya kesana hasil mulai kelihatan air kencing tiap pagi warnanya keruh. Dan apabila disimpan sampai semalam air kencingnya ada gumpalan kecil-kecil sepertinya nanah dan aneh endapannya ada kapur putih (sampai sekarang masih saya simpan). Empat kali terapi saya hentikan karena sudah tidak sakit sama sekali, tapi dalam hati masih ngganjal karena yang namanya batu ginjal belum tampak nyata keluar. Saya diberikan berbagai ramuan tradisional, berbagai jamu, rebusan daun daunan, dll.

Yang paling banyak adalah daun kumis kucing+daun keji beling yg direbus dengan dua gelas air sampai jadi satu gelas. Daging kulit semangka(yang bewarna putih)dibikin jus. Air kristal ALGAE.semua saya konsumsi sampai sekarang dan ALHAMDULILLAH dua hari yang lalu batu ginjal keluar. Tepatnya hari sabtu tanggal 23 April 2011, jam 14.30 WIB.

Batu keluar sebesar ruas jari telunjuk dan hancur. Demi ALLAH ini benar-benar batu ginjal yang keluar lewat ANUKU. Dan anehnya waktu keluar tidak disertai dengan darah walaupun rasanya seperti sekarat. Selama 4 bulan pula ibuku tiap hari ber DO’a sehabis sholatnya dan saudara-saudaraku juga semua orang disekitarku ikut juga mendo’akan.

ini foto dari batu ginjalku:

13037440262140579936

Terima kasih kepada Allah SWT,

Terima kasih kepada ibuku, saudara2ku, teman2ku semua tak terkecuali.

terimakasih juga pada teman2 semua yang telah memberikan semangat pada saya.

Sehingga penyakit yang saya derita telah di angkat olehNya. Amien…

13037461371686115167

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Satpol PP DKI Menggusur Lapak PKL Saat …

Maria Margaretha | | 31 July 2014 | 17:04

Menghakimi Media …

Fandi Sido | | 31 July 2014 | 11:41

Ke Candi; Ngapain Aja? …

Ikrom Zain | | 31 July 2014 | 16:00

Punya Pengalaman Kredit Mobil? Bagikan di …

Kompasiana | | 12 June 2014 | 14:56

Teman Saya Pernah Dideportasi di Bandara …

Enny Soepardjono | | 31 July 2014 | 09:25


TRENDING ARTICLES

Jangan Tulis Dulu Soal Wikileaks dan …

Bang Pilot | 9 jam lalu

Tipe Karyawan yang Perlu Diwaspadai di …

Henri Gontar | 13 jam lalu

Evaluasi LP Nusa Kambangan dan …

Sutomo Paguci | 13 jam lalu

Revolusi Mental Pegawai Sipil Pemerintah …

Herry B Sancoko | 17 jam lalu

Misteri Matinya Ketua DPRD Karawang …

Heddy Yusuf | 18 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: