

Suatu malam saya numpang taksi ke rumah sakit. Sopirnya agak cerewet dan ngajak cerita sepanjang jalan. Ceritanya tentang masalah politik yang sedang berkembang. Tiba-tiba saya ditelpon oleh keluarga pasien. Dari pembicaraan saya di telepon rupanya sopir tahu kalau saya dokter.
‘Dok, apa ada obat yang bagus untuk bisa bikin laki-laki tahan lama?” Sopir taksi itu tiba- tiba merubah arah pembicaraan.
“Saya malu Dok, kalau saya ke tempat lokalisasi karena ternyata belum apa-apa saya sudah kalah.” Ternyata jajan juga neh sopir.
“Kalau sama istri sih gak apa-apa. Dia sudah mengerti kalau saya hanya mampu seperti itu.”
Wah, gawat juga sopir yang satu ini. Istri tidak apa-apa walau tidak puas, tapi kalau untuk pelacur, pelacurnya harus dipuaskan.
Menjadi pria perkasa adalah idaman setiap lelaki normal. Keperkasaan dan kejantanan biasanya diukur dari penampilan dan keperkasaan di atas ranjang. Mungkin hal yang memalukan apabila kalah ‘bertempur’ di arena empuk yang dinamakan ranjang atau tempat apapun itu. Hal inilah yang mendorong banyak pria untuk mencari suplemen atau obat agar tampil perkasa. Perusahaan jamu dan farmasipun sepertinya berlomba-lomba memproduksi obat yang dicari oleh para lelaki ini.
Setelah melihat banyak kasus, kebanyakan yang laki-laki maksud dengan perkasa adalah seberapa lama ia bisa mempertahankan ereksinya sehingga bisa memuaskan pasangan dan diri sendiri. Masalah ‘kekuatan’ atau kekerasan ereksi adalah nomor berikutnya.
Data dari penelitian di Amerika Serikat menunjukkan bahwa 75% pria mencapai orgasme dalam setiap hubungan seksual, sedangkan wanita hanya mencapai 29% yang bisa mencapai orgasme. Pencapaian orgasme vaginal wanita rata-rata memerlukan waktu 30-40 menit penetrasi penis yang cukup. Laporan National Health and Social Life Survey juga menunjukkan bahwa kebanyakan wanita tidak mampu mencapai klimaks melalui vaginal intercourse, dan membutuhkan stimulasi secara klitoral.Nah, jika pria hanya sanggup bertahan 10 menit atau bahkan kurang dari itu bagaimana bisa memuaskan pasangan wanitanya?
Ejakulasi yang terjadi sebelum diinginkan ini dinamakan ejakulasi dini. Untuk diagnosis awal ejakulasi dini dapat dibaca di postingan saya Mengetahui Ejakulasi Dini. Berdasarkan penelitian NHSLS (US), angka kejadian ejakulasi dini masih tinggi yakni sekitar 31%.
Sampai saat ini penyebab pasti ejakulasi dini belum diketahui. Beberapa tahun sebelumnya banyak yang mengatakan kalau ejakulasi dini lebh banyak akibat faktor psikis yang dialami pria. NHSLS menyatakan ejakulasi dini tidak dipengaruhi oleh umur, keadaan ekonomi dan status perkawinan. Namun saat ini telah diketahui beberapa faktor resiko terjadinya penyakit ini, antara lain :
Percayalah bahwa semua penyakit ada obatnya kecuali kematian. Saat ini sudah banyak teknik terapi yang ditemukan dan terbukti efektif mengatasi ejakulasi dini. Baik tanpa obat maupun dengan obat. Gambaran metode pengobatannya dapat dilihat di catatan saya. Jangan biarkan para wanita terpaksa hanya bisa menelan ludah karena gagal orgasme akibat para pria yang tidak perkasa. Disarankan untuk tidak asal membeli obat kuat karena banyak yang bisa merugikan. Mungkin ada yang pernah kenal dengan Bluemoon dan Tripoten. Keduanya sudah lama ditarik dari peredaran karena mengandung bahan tertentu (sebenarnya untuk terapi ejakulasi dini), namun bila dipakai tanpa kontrol atau tanpa resep dokter bisa menyebabkan hilangnya potensi seks secara permanen dan stroke. Alih-alih mencari obat kuat, ternyata malah ‘loyo’ sepanjang masa.
Tags: seks, kesehatan, artikel, urologi, Muhammad Jabir, andrologi, disfungsi seksual, ejakulasi premature, orgasme, ejakulasi dini

Ha ha haa…..mantap sekali tuh illustrasinya, Mas….
+1
-1

hehe
Kalau seperti itu modelnya, malah membahayakan pasangan.
Makasih sudah singgah meninggalkan komentar,Pak..
Salam.
+1
-1

Dengan jurus dan isi peluru apapun, jelas kalah dong si lelaki terhadap wanita karena si wanita kan hanya penjaga gawang, kecuali sentolop nya disuntik formalin lebih dahulu itu bisa tahan lama. Ya nggak Dok ?!
+1
-1

haha…
Sekarang ada teknik untuk memompa sentolop
Lamanya ereksi tergantung kemauan pemilik sentolop.
Cara ini biasanya sebagai jalan terakhir pada pasien disfungsi ereksi bila obat lain gak mempan. (impoten/burung tdk mau bangun)..
+1
-1
Oooo…. jadi, para lelaki itu jajan, karena … “gak bisa … “.
Btw, pernah juga aku baca ttg hal itu, ttg orang-orang yg suka “jajan”.
Dan, tulisan ini menguatkan alasan itu.
+1
-1
Hmm
Kenapa sudah ‘gak bisa’ tapi kok masih jajan juga ya?
Apa karena gak bisanya mengkambinghitamkan makanan di rumah yg gak enak?
+1
-1
Lah.. kl makanan di rumahnya gk enak, artinya perlu dicari resep bumbunya biar enak. Bukan malah jajan, gak gentle kaleee…… Kan sdh konsekuensi bersama.
+1
-1
Itu hasil penelusuran Mbah Google Mas..
+1
-1

Suka sekali dengan ilustrasinya… hahahaha mantabb ![]()
+1
-1

Jadi ingin tahu dok, jawaban apa yang disampaikan ke sopirnya… soal tipsnya atau soal lokalisasinya
he he he
+1
-1
hehe..
Sopirnya sy suruh tobat :-). Trus konsultasi ke dokter.
Kalau di Surabaya ada 2 tempat yg terkenal…
Apa di Jepang ada lokalisasi juga Pak?
+1
-1

hahah…..wah apa saya harus berhenti merokok juga nih Dok?
salam Kenal…
+1
-1
haha..
y blm menemukan penelitaian ttg hubungan perokok dan ejakulasi dini.
Tapi perokok sudah terbukti bisa menyebabkan impotensi
Salam kenal juga..
+1
-1

topik yg bagus he.. yang kasih koment para pria semua…
+1
-1
Iya.. yah…
Kok semua laki2 yang berkometar ![]()
+1
-1
Semoga Tgk..Amin
Sy percaya Tgk akan luar biasa dalam hal ini..
hehe..
+1
-1
huaahahhahah…. nggak pede nih si Zul… kenapa ZUl?!!!
+1
-1
Ketidak-pede-an bisa memicu ejakulasi dini juga
Maklum Mbak, blm ada pengalaman.
Makin Berpengalaman, Makin Mantap Rasanya (eh.. ini judul tulisan inspiratifnya Mbak Mariska)
+1
-1

bener banget!!! huahahhaha… btw… gede banget ya?!!! (gambarnya!!!)
+1
-1
Hehe..
Akhirnya ada juga Wanita yg berkomentar
Trims Mbak..
+1
-1

Kalau dokter ambil gambar ilustrasi seperti itu. Apakah dokter juga setuju dengan ungkapan “Size Does Matter !!” , Mohon petunjuk dok…
+1
-1
hehe..
Tetap ada pengaruh ’size’, tapi ada yg bilang sedikit.
Namun paling utama tergantung pada “the man behind the gun”
Bagaimana cara memaksimalkan potensi ‘kaktus’
+1
-1

Thanks atas artikelnya dok….
Nih lagi baca sama istri.. si doi mesam - mesem aja… terinspirasi..
+1
-1

Sama-sama..
Hehe… Asyik ya, blogging sama istri.
Di Qatar jam berapa sekarang ya? Disini sdh jauh malam ![]()
+1
-1

Sebenarnya ada teknik sederhana yang bisa digunakan untuk menunda ejakulasi. Coba alihkan sejenak pikiran ke hal-hal diluar kenikmatan seksual saat berhubungan intim, misalnya mikirin utang yang belum dibayar, cicilan yang belum lunas dan masalah2 sejenis itu. Kemudian fokus lagi pada hubungan intim, begitu seterusnya. Hal ini akan membantu mengalihkan sejenak stimulus rangsangan yang bisa memacu orgasme. Kalau dicoba secara profesional rasanya bisa bertahan hingga 40 menit…he
+1
-1
Guest User